Hallo!
Moza Amalia
January 17, 2020
0 Comments
Sudah setahun tidak menulis, rasanya aneh sekali ditambah kali ini untuk pertama kalinya menulis di smartphone padahal sebelumnya harus ada laptop, teh dan hujan dulu baru bisa menulis.
Akhir-akhir ini rasanya lelah sekali, dengan pekerjaan yang banyak, aktivitas yg rasanya itu-itu saja, diri sendiri yang mulai banyak ketinggalan informasi tentang apapun, mulai tidak bisa mengkonsep pikiran dengan baik, dan lelah karena emosi yang mulai tidak bisa dipahami. Mulai sering bertanya, diri sendiri ini sebenernya apa?
Padahal, banyak hal yang ingin dituju, banyak hal yang ingin digapai, banyak hal yg ingin diperbaiki, tapi rasanya semakin hari hanya semakin stuck. Ngga tau harus gimana dan apa, atau ini rasanya jadi orang dewasa?
Merindukan sosok yang senang mengekspresikan dirinya, yang cuman suka pake sweater, jeans, dan converse buluk terus rebahan di rumput sambil melihat celah-celah langit dari lebatnya pohon yang ada sambil mengkhayal ngalor ngidul tentang bagaimana rasanya jadi orang dewasa ditengah orang-orang yang sibuk jadi panitia acara.
"Moza, sini deh"
"Rundown acara udah kan?"
Panggil ketua panitia yang katanya idealis sekali itu, tapi juga suka menganggu khayalan orang yang sedang memandang langit.
"Udah" kataku dengan senyum tenang padahal tau pasti harus revisi untuk keseribu kalinya.
Ah, ingat cerita itu rasanya lelahku hilang. Dulu berfikir bagaimana rasanya jadi orang dewasa?Ternyata sama saja, melelahkan. Hanya saja sekarang sudah tidak bisa rebahan dirumput. Malu sama umur.
