Hari ini gue seharian mengurung diri di kamar, gue bahkan
gak tau cuaca diluar itu panas atau mendung atau hujan atau lainnya. Hari libur
ini gue isi dengan nonton drama bertema makanan dan baca-baca di internet.
Akhir-akhir ini entah mengapa ke “kaku”-an gue sangat amat meningkat. Gue udah
berusaha buat nyairin pikiran gue biar lebih netral. Tapi, susah. Gue malah
makin melihat apa yang selama ini lagi mengguncang hati gue, dan menyebabkan ke
“kaku”-an gue ini muncul dan makin lama makin parah.
Jadi, sebenernya apa yang bener-bener mengguncang pikiran
gue saat ini? Jujur, Gue sedih banget ngeliat orang islam di Indonesia saat
ini khususnya kalangan remaja, gue sedih karena gue ngeliat sendiri banyak orang islam yang gak bangga
dengan keislamannya. Yang malu ngelaksanain pedoman Quran dan sunnah, dan gak
jarang menjadikan itu semua sebagai lelucon. Yang membuat perintah agama itu
cuman angin lalu dan mencari pembenaran agar gak ngelakuin “perintah” tersebut.
Bahkan gue sempet beberapa kali “nyoba” untuk nasihatin beberapa temen gue yang
minta saran dan gue memberi sarannya dengan landasan ajaran islam, dan baru
satu kalimat gue ngomong……. itu langsung dibantah dan dicela abis-abisan, dan
bantahan dia itu bener-bener gak nyambung bahkan sampe dia mencari keburukan
gue untuk dibahas dalam hal itu. Dan yang mirisnya lagi orang yang ngebantah,
nyela, dll nya ini bukanlah orang yang minta saran ke gue, melainkan orang yang
“nguping” pembicaraan. Gue sangat mengakui kalau guepun tidak sempurna, ibadah
guepun masih jauh dari kata sempurna. Tapi kalau gue menunggu diri gue sempurna
untuk melakukan dan mengingatkan sesama tentang hal-hal yang islam ajarin,
sampai kapan?
Lagi-lagi gue lebih memilih diam karena gue gak mau berdebat
lebih jauh dan menjadikan diri gue sangat amat terlihat kaku karena gue sangat
amat benci dan gak mau “dealing with
stupidity”. Dan gue yakin beberapa orang pasti jadi malas berbicara sama
gue, gak suka sama gue, dan ngerasa gue ini “sok alim” atau apalah sebutannya. Gue berusaha netral dan gak kaku walaupun sebenernya
gue sangat amat ingin bertanya ke mereka apa salahnya dengan mengikuti dan
menjalani apa yang Quran ajarin? Bukankah sudah jelas Quran adalah petunjuk
hidup? Bukankah kalian juga islam? Lalu kenapa segitu menentangnya sama apa
yang diatur islam? Segitu malu jika kalian terlihat sebagai seorang yang
beragama? Dan pertanyaan lainnya yang kalau gue tanyakan pasti langsung
dibilang “kaku amat sih za, sok alim” “sok religius lu za” dll yang membuat gue
makin bertanya “Apa sebenernya yang terjadi pada pada orang islam saat ini?”
Dan saat masuk ke dunia perkuliahan ini gue malah nambah
mikir dan ngerasa kalau jaman sekarang ini banyak orang berusaha menutupi
kehidupan islam nya rapat-rapat, urusan agama disimpan masing-masing, privasi
katanya, kolot lah kalau terlalu dibahas, diledekinlah, dijadiin bahan bercanda
lah. Yang menurut gue sangat amat aneh seorang yang mengaku muslim seperti itu.
Kadang gue pengen banget teriak “BANGUN”, ketika temen gue mulai terlena dengan
dunianya, dengan life-style dunia
yang mulai condong kebarat-baratan.
Banyak orang yang bilang, kalau orang di luar negeri itu (beberapa
negara yang minoritas muslim) acuh terhadap islam. Oke, mereka acuh karena
mereka belum mengenal apa itu islam dan disana emang muslim bukanlah mayoritas.
Tapi coba lihat Indonesia, disini mayoritas muslim dan mengenal islam, mereka
mengenal….. tapi mereka acuh. Sedih.
Semoga kita semua selalu
dilindung oleh Allah, selalu berada dijalan-Nya, dan selalu diberi kenyamanan
untuk beribadah, aamiin :)

No comments:
Post a Comment