Monday, October 10, 2016

BAHAGIA ADALAH?

Hari ini super duper lelah, mungkin ini efek badan yang terlalu banyak istirahat kemarin-kemarin. Efek ke”Mager”an dan mood yang buruk yang bawaannya mau tidur terus, jadilah cepat lelahnya. Hari ini gue mau membahas tentang “Bahagia”,  satu kata yang banyak orang masih sulit mendefinisikannya, meraihnya  dan menerapkannya dalam kehidupan mereka.

Dulu pas gue masih kecil, gue adalah orang yang sangat suka menangis. Walaupun gue gak pernah menunjukannya dengan menangis di depan orang lain, tapi itu semua terlihat jelas di raut wajah gue, mamah gue selalu bilang gue adalah anak dengan muka “gak punya semangat hidup”. Dengan banyak alasan yang gak bisa gue jelaskan disini, gue dulu selalu merasa hidup ini gak pernah adil, hidup ini menyedihkan dan tidak menyenangkan. Sampai akhirnya gue sampe pada titik dimana gue mikir (akhirnya mikir juga) kalau buat apa gue hidup kalau gue terus-menerus menjadi seorang yang selalu bersedih. Disitu gue mulai bangun dan menata kembali hidup gue menjadi lebih menyenangkan dari sebelumnya, disinilah gue menemukan yang namanya “bahagia”.

Bahagia itu sebenernya gampang dan mudah ditemuin, asal mau. Gue menemukan bahagia dari semua pikiran positif yang gue munculin sendiri. Gak bakal ada yang namanya “bahagia” jika kalian masih berpikiran negatif terhadap sesuatu, bahkan terhadap “bahagia” itu sendiri. Bahagia itu sederhana, ketika gue merasa tenang dan bisa melakukan apa yang gue mau tanpa harus memikirkan hal-hal buruk yang terjadi, dan tanpa merugikan orang lain. Dulu gue selalu berpikiran negatif sama semua hal yang terjadi dihidup gue, makanya gue merasa hidup ini gak pernah adil. Tapi gue sadar, walaupun pikiran negatif gue itu benar, gue gak perlu memasukannya ke dalam hidup gue, ke dalam hati gue. Karena apa? Karena itu cuman membuang  waktu dari sedikit waktu yang gue punya di dunia ini. Gue mulai mensyukuri semua yang terjadi di hidup gue, bahkan hal terburuk sekalipun. Dan disaat gue bersyukur dan ikhlas atas semua yang terjadi disitu gue merasa “bahagia”.

Banyak orang mikir kalau “bahagia” itu bisa didapetin nanti, saat sukses, saat sudah mendapatkan semua yang kalian mau, saat sudah bisa mencapai semua tujuan dalam hidup. Lalu, buat apa adanya hari ini, detik ini kalau kalian masih menunggu “bahagia” itu datang. Panggil “bahagia” itu untuk menjadi kawan hidup kalian, karena gue menyesal pernah bermusuhan dengan kebahagiaan.

Kalau ada yang mau berkenalan dengan “bahagia” nya gue, kalian cukup duduk tenang, menikmati setiap detik waktu yang kalian punya, dan mengobrol dengan orang yang bisa membuat kalian nyaman. Ketika kalian bisa merasa hati kalian tenang, dan nyaman dengan diri kalian sendiri. Disitulah kalian “bahagia”.

Gue sadar banget, setiap orang beda-beda memahami apa itu bahagia. Karena setiap orang emang punya karakter dan latar belakang yang berbeda. Tapi, semoga semua orang yang pernah baca ini adalah orang yang selalu berbahagia dalam hidupnya. Karena hidup cuman sekali, waktu gak akan pernah kembali, jadi ? jadi lah orang yang berbahagia.


3 comments: